Ideologi Pancasila Indonesia

Ideologi Pancasila
Istilah ideologi dipergunakan dalam arti yang bermacam-macam. Istilah ideologi berasal dari bahasa Yunani: eidoc, dalam bahasa Latin: idea, yang berarti "pengertian", "ide" "gagasan". Kata kerja dalam bahasa Yunani oida = mengetahui, melihat dengan budi. Dalam bahasa Jawa kita jumpai kata idep dengan arti: tahu, melihat. Kata "logi" berasal dari kata bahasa Yunani logos, yang berarti "gagasan, "pengertian", "kata" dan "ilmu". Jadi secara etimologis dapat diterangkan: ideologi berarti "pengetahuan tentang ide-ide", science of ideas.
Ideologi Pancasila Indonesia

Ideologi Pancasila adalah Ideologi terbuka. Artinya, ideologi Pancasila dapat mengikuti perkembangan yang terjadi pada negara lain yang memiliki ideologi yang berbeda dengan Pancasila dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat. Hal ini disebabkan karen ideologi Pancasila memiliki nilai-nilai yang meliputi; nilai dasar, nilai instrumental, dan nilai praktis. Selain itu, Pancasila bukan merupakan ide baru atau perenungan suatu kelompok atau golongan tertentu, melainkan Pancasila berasal dari nilai-nilai yang dimiliki oleh bangsa. Dengan demikian, Pancasila pada hakikatnya berlaku untuk seluruh lapisan serta unsur-unsur bangsa secara keseluruhan. Oleh karena itu, ciri khas Pancasila memiliki kesesuaian dengan bangsa Indonesia.

Sebagai suatu ideologi bangsa dan negara, Pancasila diangkat dari nilai-nilai adat istiadat, nilai-nilai kebudayaan serta nilai religius yang terdapat dalam pandangan hidup masyarakat Indonesia sebelum membentuk negara.

Dengan kata lain, unsur-unsur yang merupakan materi Pancasila diangkat dari pandangan hidup masyarakat Indonesia sendiri. Sebagai contoh, kebiasayaan gotong royong dan bermusyawarah adalah nilai-nilai luhur budaya bangsa yang terdapat dalam Pancasila. Pancasila sebagai Ideologi berarti Pancasila dijadikan sebagai pandangan hidup bagi bangsa Indonesia.

Disini kami hanya menjelaskan pengetian deologi Pancasila .

Subscribe to receive free email updates: