Anak Hyperaktif : Cara Menangani Anak Hiperaktif Dengan Baik

Pengertian Anak Hiperaktif
Hiperaktif ialah gangguan tingkah laku yang tidak normal yang disebabkan oleh disfungsi neurologia dengan gejala utama tidak mampu memusatkan perhatian pada sesuatu yang dihadapinya , misalnya belajar atau bekerja .

Gangguan ini diakibatkan kerusakan kecil pada system saraf pusat dan otak sehingga rentang konsentrasi penderita menjadi pendek serta sulit dikendalikan . Penyebab hiperaktip lainnya adalah dikarenakan temperamen bawaan , pengaruh lingkungan , malfungsi otak, serta epilepsi (ayan ). Atau bisa juga sebab gangguan di kepala seperti geger otak, trauma kepala karena persalinan sulit atau pernah terbentur, infeksi, keracunan, gizi buruk, dan alergi makanan .

Jadi , Anak hiperaktiv adalah anak yang mengalami gangguan pemusatan perhatian dengan hiperaktivitas (GPPH) atau dalam istilah lain attention deficit and hyperactivity disorder (ADHD). Kondisi ini juga dikatakan sebagai gangguan hiperkinetik .

Dahulu kondisi ini sering disebut minimal brain dysfunction syndrome . Jika terhadap kondisi siswa yang demikian, biasanya para guru sangat susah mengatur dan mendidiknya sebab dirianya tidak bisa tenang dan konsentrasi , mengganggu temannya dan juga memotong pembicaraan guru saat mengajar serta susah paham.

Ciri Anak Hiperakatif 

Secara umum tanda anak hiperaktif ialah bisa  dilihat diantaranya dari tanda yang disebut dengan alergi shiner yaitu lingkaran hitam di bawah mata dan juga hidung tersumbat.

Gejala lainnya seperti infeksi telinga, gangguan tidur, gangguan pencernaan berupa diare atau sembelit, sakit kepala dan sakit pada bagian kaki di malam hari, alergi (seperti eksim, gatal-gatal, dan penyakit asma), Itulah adalah beberapa gejala hiperaktif yang bisa dikenali oleh para orang tua. Jika melihat tanda atau ciri diatas sebaiknya periksa dan di diagnosa ke dokter ahli  dalam bidang ini .

Menangani Anak Hiperaktif Dengan Baik

Mengatasi anak hiperaktif bagi sebagian besar para orang tua yang memiliki anak dengan salah satu bagian dari ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) dibutuhkan  kesabaran dan ketelatenan yang kuat. Karena kesabaran, pengetahuan dan ketrampilan yang baik dari orang tua dan keluarga ialah merupakan bagian dari cara menghadapi anak hiperaktif ini agar pertumbuhan dan perkembangannya bisa berjalan dengan baik layaknya anak seusianya .

Berikut ini kami memberikan beberapa kiat  atau cara mengatasi anak hiperaktif  , yaitu :

  1. Sadar Akan Gangguan Hiperaktif Pada Anak
    Ini adalah merupakan cara pertama yang harus dicamkan untuk menghadapi dan melakukan perawatan pada anak dengan ADHD (Attention-Deficit and Hyperactivity Disorder) itu sendiri. Setelah mengetahui akan hal ini, maka diharapkan akan timbul perasaan sayang terhadap anaknya dan tidak pilih kasih . Sehingga kasih sayang serta memberikan pendidikan anak tidak berbeda satu sama lain .
     
  2. Menghindari Akan Pemberian Label Anak Dengan Hiperaktif.
    Jangan stigma negatif  pada anak yang menderita gangguan kekurangan ini . Seabab jika anak telah diberikan " predikat negatif " seperti julukan anak nakal, anak bodoh atau pun malas atau sebutan-sebutan negatif lainnya dapat menghambat proses penyembuhan pengobatan serta perawatan anak dengan hiperaktif .
     
  3. Membudayakan Sikap Disiplin.
    Mengajak anak untuk belajar disiplin secara bertahap ialah merupakan bagian dari terapi anak hiperaktif lainnya. Dan jika anak melakukan suatu hal yang tidak menerapkan sikap disiplin jangan mudah memberikan hukuman  padanya . Hal ini membutuhkan waktu dan kesabaran yang ekstra dari orang tuanya juga.
     
  4. Berkomunikasi Dengan Anak.
    Anak ADHD ini akan mengalami kesulitan dalam berkonsentrasi dan juga mudah terganggu dalam perhatiannya . Dengan melakukan komunikasi yang sering bersama anak akan membantu sang anak dalam belajar untuk bisa memusatkan perhatian pada satu topik pembicaraan dan komunikasi dengan anak yang kita lakukan . Janganlah pernah bosan untuk melakukan pembicaraandengan mereka .
     
  5. Mengetahui Akan Kebiasaan Sang Anak.
    Manfaat Mengetahui Akan Kebiasaan ialah dengan mengetahui akan kebiasaan anak terutama dalam waktu bermain dan kesukaannya dalam melakukan permainan tertentu akan bisa membuat orang tua mempunyai tehnik kiat khusus dalam mengatasi anak hiperaktif ini .

    Kita tahu bahwa anak hiperaktf sulit beronsentrasi maka pada umumnya kosentrasi anak ketika bermain sesuatu yang disenanginya akan bisa bertambah maka ini juga dapat dijadikan waktu yang tepat dalam memberikan terapi hiperaktif ini.
     
  6. Cara Menangani Anak Hiperaktif Dengan Baik
    Anak Hyperaktif
  7. Luangkan Waktu Khusus Untuk Aktifitas Anak.
    Anak hiperaktif mempunyai energi yang berlebihan sehingga hal ini bisa kita salurkan dengan cara yang tepat. Bawa anak untuk melakukan aktifitas fisik olahraga atau lainnya . Dapat dilakukan di temapt terbuka atau pun tempat yang tidak membahayakan dirinya.  Bisa juga dengan mengajaknya berjalan-jalan. Ada sebua penelitian membuktikan bahwa dengan anak yang berjalan secara teratur akan membantu meningkatkan daya konsentrasi sang anak terhadap sesuatu yang dia lihat .

Subscribe to receive free email updates: