Kehidupan di Pelanet Mars ?

David Marties dari California astronomi  menemukan sebuah objek dengan bentuk silinder yang memiliki warna putih kabur pada permukaan Planet Mars ini. Saat David menemukan sebuah objek ini dia sedang menggunakan sebuah fitur yang bernama Mars Explorer milik peramban Google dalam Google Earth. Namun penemuannya tersebut belum meyakinkan.

Namun sang astronom amatir tersebut mengklaim bahwa dia meyakini penemuannya itu dan menyebutnya sebagai “Bio Station alpha” dan itu adalah bukti adanya kehidupan di Mars. Dia mengatakan bahwa ada sesuatu yang hidup di bagian dari benda berwarna putih kabur tersebut.
Dia kemudian mengunggah videonya ke situs Youtube dan menyebutkan bahwa objek itu tidak biasa karena memiliki ukuran yang besar kira-kira sebesar 700 kaki panjangnya dan 150 kaki lebarnya. Bentuknya itu seperti sebuah silinder dan juga tersusun ataas bangunan silinder.
Dia mengatakan juga bahwa pasti ada tujuan dari orang yang meletakkan benda tersebut di Mars dan dia juga berpikir mengapa ada orang yang hidup di Mars.
Namun menurut seorang juru bicara dari sebuah perusahaan mengatakan bahwa apapun yang dihasilkan dari sebuah google earth itu berasal dari berbagai sumber dan lokasi sehingga banyak gangguan yang akan bisa terjadi.
Itulah beberapa kemungkinan adanya kehidupan di Mars, namun walau begitu kehidupan yang sebenarnya belum bisa dipastikan dengan tepat. Masih banyak spekulasi mengenai hal ini. Disamping ada sebuah kemiripan dan kemungkinan yang sama untuk dihuni seperti Bumi, ada juga hal-hal yang disimpulkan masih jauh dari yang bisa diharapkan untuk dapat dihuni oleh manusia.

Mars  yang juga dijuluki dengan nama planet merah karena jika terlihat dari jauh warnanya akan terlihat kemerah-merahan. Warna merah tersebut disebabkan karena adanya besi oksida di permukaan planet tersebut.

Contoh beberapa tanda kehidupan di Mars adalah adanya kawah, gurun, lembah, gunung berapi dan lapisan es juga periode rotasi juga siklus musim yang hampir menyerupai bumi. Selain itu Mars memiliki gunung yang tertinggi dalam susunan tata surya namanya adalah Gunung Olympus.

Lingkungan dari Planet Mars lebih bersahabat untuk kehidupan, bahkan mungkin suatu saat nanti Mars akan dijadikan sebagai Bumi kedua? Siapa tahu. Tapi nanti dulu, ternyata sebelum itu walau memang banyak tanda-tanda yang mendekati bagaimana kehidupan di Bumi namun keadaannya kurang ideal untuk hidupnya manusia karena suhu dan tekanan udara yang rendah. 
Sebagian besar komposisi udara di Mars adalah karbondioksida bukan oksigen. Jika ingin tinggal di sana dan memulai kehidupan, manusia harus menggunakan alat bantu pernafasan.

Walau banyak ciri kehidupan, namun jejak kehidupan yang sesungguhnya belum ditemukan pasti. Masih banyak serangkaian penelitian yang harus dilakukan sampai mendapatkan kesimpulan akhir.
Ada sebuah fitur perbukitan yang unik di Mars, yaitu ada sebuah perbukitan yang jika dilihat akan mirip seperti Paras manusia.
Struktur Mars
Ini sekilas struktur-struktur dari Planet Mars.

  1. IklimSalah satu tanda yang mengacu pada kehidupan di Mars pula adalah musim di Mars dibandingkan dengan planet-planet lain dalam tata surya paling mirip dengan Bumi. Hal tersebut kemungkinan terjadi karena kemiringan sumbu kedua planet ini mirip. Dan jika orbit Mars sama seperti Bumi, musimnya juga akan mirip dengan Bumi.
    Mars memiliki badai debu terbesar juga yang ada di Tata Surya. Badai yang terjadi di Mars ini bermacam-macam, ada badai yang terjadi di wilayah kecil, ada juga badai yang besar atau raksasa. Badai terbesar itu biasanya akan terjadi saat Mars dekat dengan matahari, badai ini juga akan membuat peningkatan suhu globalnya.
     
  2. Tanah
    Tanah Mars terdiri dari berbagai unsur-unsur seperti magnesium, potassium, klorida juga sodium. Dan unsur-unsur itu dapat juga ditemukan di bumi dan penting dalam pertumbuhan tanaman.
    Oleh karena atmosfer dari Mars yang rendah, maka air tidak dapat bertahan di planet ini. Namun pada ketinggian terendah air masih ada dan dapat bertahan meskipun hanya dalam waktu yang singkat.Mars memiliki lapisan es yang terdiri dari air dan jika es tersebut dicairkan maka volume airnya yang terdapat dalam lapisan es kutub selatan itu akan melapisi permukaan planet secara keseluruhan dan akan mencapai kedalaman 11 meter.

    Es yang terdapat di Mars dengan jumlah yang besar terperangkap dalam lapisan kriosfer. Dilihat dari penampakan permukaan dari Mars bahwa air mengalir di permukaan planet. Salah satu ciri dari kehidupan di Mars adalah adanya tanda-tanda erosi dengan ditemukannya saluran banjir besar yang ditemui di 25 tempat di Mars.Saluran yang termuda menurut dari dugaan terbentuk beberapa juta tahun yang lalu. Kemudian di tempat lain terdapat jaringan lembah bercabang dan menyebar di sepanjang bentangan alamnya. Menurut peneliti, lembah tersebut adalah hasil yang diakibatkan dari salju juga hujan yang terjadi pada awal adanya Planet Mars ini.
     
  3.  Lapisan Es Kutub
    Seperti halnya di Bumi salah satu contoh kemungkinan adanya kehidupan di Mars adalah adanya dua lapisan es kutub permanen yang dimiliki oleh Mars. Di salah satu kutub lapisan ini diselubungi oleh kegelapan dan membuat musim dingin di Mars. Karena kejadian itu akan membuat atmosfer Mars sebesar 25 persen sampai dengan tiga puluh persennya akan mengembun dan membuat es menjadi kering.Kemudian setelah musim dingin berlangsung, saat matahari kembali menyinari planet ini, es yang membeku tersebut menyublim dan datanglah angin kencang dengan kecepatan sekitar 400 km/jam.

    Pembekuan es di Planet Mars ini atau pembekuan musiman di dekat lapisan es kutub selatan akan membuat terjadinya pembekuan es dengan ketebalan satu meter di atas permukaan. Lalu saat datang musim semi tekanan dari CO2 akan memecahkan lapisan itu. dan mengakibatkan terjadinya letusan gas CO2 yang kemudian gas tersebut bercampur bersama dengan pasir juga debu basalt gelap.

Subscribe to receive free email updates: